Minggu, 12 Agustus 2012

Curahan Hati Ini

Ku tatap senja di ufuk sana

Begitu suram sesuram hatiku

Mentari perlahan tenggelam

Mengucapkan selamat malam

Ku dengar suara angin berhembus

Menyanyikan kidung alam



Aku termenung seorang diri

Diantara bayang-bayang kehidupan

Begitu sungi sesunyi hatiku

Begitu kelabu sekelabu hari-hari ku

Diantara desah nafas kehidupan

Tanpa mengenal kasih sayang

Ooh…. Sungguh malang nasib ini

Tiada tempat untuk berlindung

Dari ganasnya arus kehidupan



Aku selalu berdo’a padamu

Berikan setetes air surgawi

Untuk membaahi tubuhku

Dari kahausan dan kekeringan

Aku bersabar dalam derita

Aku tekun dalam do’a



Oh……….. Tuhan ……..

Masihkah kau mau mendengarkan do’aku??

Oh………... Tuhan …….

Berikan setetes air surgawi untukku

Oh………… Tuhan …… Tuhan ………

Itulah yang kusebut-sebut dalam do’aku
…..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar